Langkah 1: Identifikasi Bahaya
Isikan informasi penyakit dan wilayah terkait.
B. Identifikasi Penyakit
Langkah 2: Jalur Penularan Risiko
Identifikasi jalur-jalur yang dapat membawa penyakit masuk.
A. Jalur Penularan (Risk Pathway)
Tekan Enter di akhir input untuk menambahkan.
B. Check Point & Mitigasi yang Sudah Ada
C. Petunjuk Checklist Jalur
Pertimbangkan jalur-jalur berikut:
- Komoditas Impor (hewan hidup, produk hewan)
- Lalu-lintas ilegal
- Manusia (pengusaha dan penumpang umum)
- Satwa liar & migrasi
- Kapal, pesawat udara, surat/kargo
- Nelayan (perairan antar negara)
- Kontaminasi (mesin, kontainer, pakan ternak)
Langkah 3: Penilaian Kemungkinan & Dampak
Analisis kemungkinan introduksi dan dampak jika penyakit masuk.
A. Tingkat Kemungkinan Introduksi (Likelihood)
B. Matriks Risiko
| Kemungkinan \ Dampak |
Sangat Kecil |
Kecil |
Sedang |
Besar |
Besar Sekali |
| Hampir pasti (>95%) | Rendah | Sedang | Tinggi | Sgt Tinggi | Sgt Tinggi |
| Sangat mungkin (70-94%) | Rendah | Sedang | Tinggi | Sgt Tinggi | Sgt Tinggi |
| Kecil (30-69%) | Rendah | Sedang | Tinggi | Tinggi | Sgt Tinggi |
| Sangat kecil (5-29%) | Rendah | Rendah | Sedang | Tinggi | Tinggi |
| Jarang (<5%) | Rendah | Rendah | Sedang | Tinggi | Tinggi |
C. Penilaian Dampak (Consequence)
Dampak Tertinggi: -
Ambil nilai tertinggi dari 5 dimensi di atas.
Langkah 4: Rekomendasi Mitigasi
Susun langkah-langkah mitigasi berdasarkan hasil penilaian risiko.
A. Pra-Ekspor (Wilayah Asal)
C. Pasca-Impor (Wilayah Tujuan)
D. Standar WOAH / Referensi International
Langkah 5: Kesimpulan & Export
Tinjau hasil assessment dan simpan dokumen.
A. Estimasi Risiko Akhir