---
name: rilis-pers-pemerintah
description: "Membuat rilis pers / siaran pers untuk instansi pemerintah daerah dengan tone jurnalistik yang bijak, informatif, dan profesional."
version: 1.0
author: Hermes Agent
platforms: [linux, macos, windows]
---

# Rilis Pers Pemerintah

## Kapan Dipakai

Kika user (biasanya ASN/pejabat pemerintah) minta dibuatkan rilis pers, siaran pers, atau statement publik untuk media sosial instansi dalam merespons isu/britta yang mencuat. Cocok untuk counter-narrative yang bijak terhadap kritik DPRD atau publik.

## Prinsip Utama

1. **TONE BIJAK, bukan provokatif** — jangan pakai kata-kata seperti "JANGAN SALAH!", "Bukti nyata bukan janji!", atau nada membela diri. Tujuannya berbagi informasi transparan, bukan counter-attack.
2. **JANGAN sebut nama anggota DPRD** — sebagai eksekutif, menyebut nama anggota legislatif kurang sopan. Cukup akui isunya secara umum.
3. **Semua langkah/quote atas nama DINAS**, bukan Bidang — lembaga yang berbicara adalah Dinas, bukan bidang di dalamnya. Tanda tangan boleh mencantumkan jabatan di Bidang.
4. **Bahasa jurnalistik, bukan format surat dinas** — pakai lead yang kuat, struktur Q&A yang enak dibaca, quote yang credible. Bukan "Menanggapi... kami sampaikan hal-hal berikut."
5. **Data lapangan dengan tanggal konkret** — cantumkan tanggal pasti setiap aksi yang sudah dilakukan. Bedakan jelas antara "sudah dilakukan" vs "akan dilakukan".
6. **Konteks sudah dilaksanakan** — jika aksi sudah dilakukan, jangan pakai kata "direncanakan" atau "akan". Pastikan tense sudah past tense.

## Struktur Rilis

### 1. Headline (2 baris)
- Baris 1: Nama instansi + isu (mis: "Disbunak Kalsel Respons Isu Telur Luar Daerah:")
- Baris 2: Inti langkah (mis: "Langkah Nyata Lindungi Peternak Ayam Petelur Lokal")
- BOLD, center

### 2. Dateline + Lead
- "BANJARBARU -- " (kota, bold) lalu lead 1-2 kalimat kuat
- Jangan buka dengan "Menanggapi pemberitaan..." (terlalu formil)
- Buka dengan inti komitmen atau langkah yang sudah diambil

### 3. Body
- **Memahami Akar Permasalahan** — akui masalah jujur, luruskan kalau ada miskonsepsi (mis: "bukan produktivitas yang rendah, tapi biaya produksi")
- **Langkah-Langkah yang Telah Dilakukan** — list bernomor dengan:
  - Judul aksi (bold) + tanggal dalam kurung
  - Deskripsi singkat 1-2 kalimat per aksi
- **Program Strategis** (jika ada, mis: NKV) — jelaskan dalam 2 arah:
  - Untuk lokal: peningkatan daya saing
  - Untuk luar: pengetatan persyaratan
  - Tekankan: "bukan menutup pintu, tapi standar yang setara"

### 4. Quote
- 1 quote saja, italic
- Atas nama **Dinas**, bukan personal (kecuali diminta)
- Tema: komitmen, persaingan sehat, keseimbangan

### 5. Ke Arah yang Lebih Baik
- Akui masih ada pekerjaan yang perlu dilakukan
- Sebut program berkelanjutan (pakan lokal, kelembagaan, distribusi)
- Hubungkan ke anggaran/program tahun depan

### 6. Closing
- Ajakan kolaborasi (DPRD tidak perlu disebut — cukup "akademisi, LSM, asosiasi, masyarakat")
- Hashtag relevan

### 7. Sign Off
- Tempat, tanggal
- **Nama Dinas** (bold)
- Nama penandatangan (bold)
- Jabatan (font kecil)
- NIP

## Do's and Don'ts

### ✅ DO
- Pakai "Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan" sebagai subjek
- Cantumkan tanggal konkret untuk setiap aksi
- Jelaskan NKV sebagai upaya peningkatan daya saing, bukan "senjata"
- Tone: informatif, transparan, bijak
- Format: .docx dengan font Calibri 12pt, margin 1.25"

### ❌ DON'T
- Sebut nama anggota DPRD atau fraksi
- Pakai nada provokatif atau membela diri
- Sebut "Bidang" sebagai pelaku utama — pakai "Dinas"
- Pakai kata "direncanakan/akan" untuk aksi yang sudah dilakukan
- Buat headline yang terlalu sensasional
- Ulangi informasi yang sama di beberapa bagian

## Format File Output

- Font: Calibri 12pt (bukan Times New Roman — lebih modern untuk media sosial)
- Margin: 1" top/bottom, 1.25" left/right
- Simpan di folder kerja user (mis: `/home/ubuntu/mypuskeswan/`)
- Nama file: `Rilis_Pers_[Topik]_Jurnalistik_v[N].docx`
- Kirim file langsung ke user via MEDIA: path

## Konteks User (Penting!)

- User: drh. Edi Santosa, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disbunak Kalsel
- NIP: 197409182008031001
- Tanda tangan: nama + jabatan "Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan" + NIP
- Tapi semua isi rilis atas nama Dinas, bukan Bidang

## Dependencies

```bash
pip install python-docx
```

## Template Python

Gunakan `python-docx` untuk generate .docx. Lihat riwayat pembuatan rilis untuk contoh kode lengkap. Key points:
- `from docx import Document`
- `from docx.shared import Pt, Inches`
- `from docx.enum.text import WD_ALIGN_PARAGRAPH`
- Set `font.name = 'Calibri'`, `font.size = Pt(12)`
- Bold untuk judul section, italic untuk quote
- `WD_ALIGN_PARAGRAPH.JUSTIFY` untuk body, `CENTER` untuk headline/hashtag, `RIGHT` untuk tanda tangan
